Rabu, 26 Desember 2012

Analisis Unsur Intrinsik Pada Cerpen


          Analisis cerpen ini diajukan oleh saya dan teman-teman saya untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah apresiasi sastra Indonesia. Menganalisis cerpen tidaklah susah kalau kita sudah membaca cerpen yang akan kita analisis dengan cermat dan sudah kita hayati. Selain hal tersebut memahami dan mengetahui unsur intrisik juga diperlukan agar dapat dengan mudah menganalisis sebuah cerpen. Berikut adalah contoh analisis sebuah cerepen dengan judul "Akhirnya Aku Bisa Merasakan". dapatkan file/documentnya 

Yuk intip koleksi mukena kami yang kece-kece Disini


ANALISIS CERPEN DENGAN PENDEKATAN STRUKTURAL INTRINSIK
AKHIRNYA AKU BISA MERASAKAN

         Adit, itulah nama panggilanku. Aku memiliki saudara kembar yaitu adib. Dia sangat cerdas dan tanggap dalam menyelesaikan masalah. Sedangkan aku, aku adalah kebalikan dari adib. Sering kali aku dibanding-bandingkan dengan kelebihan adib.
             Segalanya serba adib, aku sendiri serasa tidak ada keunggulan sedikitpun selain menyusahkan orang di sekitarku. Adib selalu berucap demi memberikan semangat bagi kehidupanku, “Kak, lakukanlah semua itu dengan tanpa memandang orang lain bicara apa, asalkan yang kau lakukan benar”. Tidak ada sifat kesombongan dan kecongkaan yang tertanam dalam jiwa adib, adikku.
        Mama yang telah melahirkanku pun lebih mencintai adib, ayah yang selalu memberi nafkah pada keluarga kami pun memberi oleh-oleh yang lebih istimewa kepada adib. Ini merupakan deskriminasi yang berlebihan menurutku. Ya sudahlah, biar tak kepanjangan pikirku, aku positif saja dengan kehidupanku.
Tetangga yang biasanya tenteram dengan urusan mereka, kala ini merasa terundang untuk selalu membicarakan dan membandingkan aku dengan adib. Setiap aku lewat, pastilah lirikan yang tidak menyenagkan didapati olehku. Akan tetapi seketika adib lewat, sapaan demi sapaan selalu tercurahkan. Aku hanya bisa mengelus dada saja melihat fenomena ini.
            Suatu ketika, kejadian yang tidak diinginkan ditimpa oleh adib. Cairan bahan kimia mengenai kedua matanya ketika praktik di sekolah. Akhirnya adib dilarikan ke rumah sakit terdekat, guru-guru yang bersangkutan serta aku pun ikut ke rumah sakit tersebut.
           Setiba di rumah, ternyata telah ada guru perwakilan dari sekolah yang melaporkan kejadian tersebut pada orang tua kami. Belum sempat mencium tangan kedua orang tuaku, mereka berdua langsung menuju ke rumah sakit tersebut. Sedangkan aku menjaga rumah demi keselamatan bersama.
        Akan tetapi, seketika aku menyapu halamna rumah malah gunjingan dari tetangga yang ku dapat. Mereka bilang “sudah adik sendiri terkena musibah, malah tidak kasihan dan tidak dijaga”. Aku lagi-lagi hanya bisa mengelus dada mendengar celotehan para tetangga.
Aku sangat sayang pada orang tua dan adikku. Tugasku untuk menjaga adik telah aku selesaikan walau hanya sebentar, sedangkan tugas rumah yang selalu dibebankan padaku belum aku laksanakan, oleh karenanya aku pulang demi melaksanakan kewajibanku.
          Setelah mengerjakan urusan rumah, aku pun langsung mengunci seluruh isi rumah dan pergi ke rumah sakit untuk menjenguk serta menjaga adib. Tapi seketika aku sampai di rumah sakit tepatnya di depan pintu kamar adib dirawat, aku mendengar diskusi antara dokter dengan kedua orang tuaku.
Aku tak mengira hal ini akan terjadi, keputusan yang membuat aku berat hati ini menjadikan aku lebih tegang dan bahkan mengharukan dalam hidupku. Dokter memutuskan bahwa mata adib tidak bisa diselamatkan kembali, tapi dapat diganti dengan bola mata lain baru dia bisa pulih seperti sedia kala, itu pun jika operasi berhasil.
           Orang tuaku siap mengganti berapa pun biaya demi keselamatan adib, bahkan dengan mengganti bola mata yang baru. Aku mengira bahwa orang tuaku akan menulis iklan dalam media masa bahwa mereka butuh donor mata dengan nilai rupiah yang cukup tinggi. Ternyata hal itu hanya mimpi belaka, keputusan orang tua yang dicurahkan terhadap dokter adalah mengambil bola mataku untuk adib, sang juara keluarga.
Mengapa nasibku sungguh malang. Aku mempunyai mimpi yang besar, akan tetapi hal ini apakah tidak menghalangi mimpiku? Mata adalah salah satu organ yang sangat penting adanya dan kegunaannya. Aku hanya bisa menangis sejenak melihat hal yang tak terduga ini. Lagi-lagi aku hanya bisa bergumam dan meronta dalam hati serta mengelus dada.
        Tanpa basa-basi, aku kembali ke rumah dan merenung di kamar. Tuhan sangat sayang padaku, dan aku pun yakin atas hal tersebut. Aku berpikir, jika aku tak punya mata lagi apakah aku bisa menangis? Biarlah, aku habiskan air mataku untuk adib, kebanggaan semua orang. Mungkin dengan cara ini aku bisa mendapat pujian dari semua orang yang kagum atas adib.
        Keesokan harinya pun operasi akan dilaksanakan, tanpa basa-basi malam sebelum operasi dilakukan aku telah siap dan berbicara pada orang tuaku sebelum mereka bicara padaku. Aku bisa merasakan ada air mata dari ayahku, tapi aku tidak bisa merasakan air mata yang ada dalam mata mamaku, padahal yang akan aku sumbangkan untuk adib adalah salah satu organ tubuh yang sangat ku sayangi.
       Hari yang ditunggu-tunggu pun datang. Ibu sangat senang dengan datangnya hari ini, sedangkan aku sempat melihat di belakang sana ada ayahku yang dari sorotan matanya ingin mengucapkan sesuatu padaku. Namun apa boleh buat, kini waktuku untuk memberikan barang berhargaku untuk adikku.
Tinggal beberapa menit lagi operasi akan dimulai, aku memanfaatkannya dengan memanggil ayah dan ibuku. Aku hanya ingin memandang mereka dengan peka, karena mungkin ini akhir aku melihat mereka yang telah berjasa dalam hidupku.
       Aku sadar, aku tak berarti apa-apa dalam keluarga ini. Tetapi setidaknya aku telah berbuat baik kepada kedua orang tua dan selalu berpikiran positif dalam perjalanan hidupku serta meyakini ada rahasia tuhan yang tersembunyi di balik peristiwa ini semua.
         Tepat pukul 10.00 operasi dimulai, aku siap menghadapi alat-alat tajam yang akan mengambil mataku. Aku tak sadarkan diri pada waktu itu, akan tetapi kala ini aku sadar namun terasa ada yang hilang. Ya, kemewahan dan keindahan alam telah hilang menurutku. Semua di dunia ini telah musnah pikirku. Tetapi aku salah, yang telah hilang dari keindahan bukanlah dunia dan seisinya, melainkan kedua mataku telah hinggap pada tempat bola mata adib berada dulu.
        Kini mimpi-mimpiku terasa telah terhapus, aku tak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Yang aku bisa kerjakan aku kerjakan, namun yang tak bisa ya aku tinggalkan. Dengan kecacatan yang aku derita ini, aku memutuskan untuk tinggal di kejauhan sana agar tidak membuat malu keluarga. Ayahku tidak setuju dengan pikiranku, namun yang membuat aku tambah mengelus dada adalah kerelaan ibu yang begitu memancarkan ketidaksayangannya dalam menyetujui keputusanku.
        Ini adalah jalanku, sebelum aku pergi jauh dan tinggal bersama orang-orang yang asing pintaku hanya satu. Aku hanya ingin berbincang-bincang dengan keluarga sampai larut malam.
       Pagi harinya, sebelum aku pergi. Aku memberikan secarik kertas untuk adib, yang sempat aku tulis ketika malam terakhir aku memiliki mata yang sempurna. Aku tidak menulis panjang lebar untuk adib, namun aku hanya menulis “Dik, Akhirnya aku bisa merasakan ….. Akhirnya aku bisa merasakan sepertimu, selalu dipuji, dipandang baik dan sempurna oleh seluruh orang. Akhirnya aku bisa merasakan sepertimu, walau hanya sekedar kedua bola mataku”

Hasil analisis cerpen dengan pendekatan struktural instrinsik
1.      Tema
Tema atau pokok persoalan dalam cerpen Akhirnya Aku Bisa Merasakan adalah adanya dikriminasi pada saudara kembar sehingga salah satu darinya merasa memperoleh perlakuan  yang tidak adil dari kedua orangtuanya. Hal ini terlihat pada kutipan berikut.
“Mama yang telah melahirkanku pun lebih mencintai adib, ayah yang selalu memberi nafkah pada keluarga kami pun memberi oleh-oleh yang lebih istimewa kepada adib. Ini merupakan deskriminasi yang berlebihan menurutku. Ya sudahlah, biar tak kepanjangan pikirku, aku positif saja dengan kehidupanku.”

2.      Alur/plot
Cerpen Akhirnya aku Bisa Merasakan” diawali dengan pemaparan atau pemberian informasi kepada pembaca tentang latar belakang tokoh si aku (adit). Tokoh utama, si aku menyebutkan namanya adalah adit yang memiliki saudara kembar (adiknya) bernama adib. Namun adit selalu dibandingkan dengan adib karena adib memiliki kelebihan dibanding adit. Hal ini dapat kita baca pada kutipan berikut.
“Adit, itulah nama panggilanku. Aku memiliki saudara kembar yaitu adib. Dia sangat cerdas dan tanggap dalam menyelesaikan masalah. Sedangkan aku, aku adalah kebalikan dari adib. Sering kali aku dibanding-bandingkan dengan kelebihan adib.”
Tahap berikutnya disebut dengan munculnya permasalahan.

3.      Latar /setting
Dalam cerpen biasanya terdapat latar dan setting latar adalah tempat terjadinya suatu peritiwa sedangkan setting adalah waktu dan suasana sebuah peristiwa dalam cerita sedang berlangsung. Latar dalam cerita ada tiga macam, yakni: latar tempat, latar waktu, latar social
·         Latar tempat
Latar dalam cerpen di sini adalah di dalam rumah, halaman depan rumah, dan di rumah sakit. Hal ini dapat kita buktikan dengan adanyakutipan dibawah ini:
“Setiba di rumah, ternyata telah ada guru perwakilan dari sekolah yang melaporkan kejadian tersebut pada orang tua kami. Belum sempat mencium tangan kedua orang tuaku, mereka berdua langsung menuju ke rumah sakit tersebut. Sedangkan aku menjaga rumah demi keselamatan bersama.”
Setelah mengerjakan urusan rumah, aku pun langsung mengunci seluruh isi rumah dan pergi ke rumah sakit untuk menjenguk serta menjaga adib. Tapi seketika aku sampai di rumah sakit tepatnya di depan pintu kamar adib dirawat, aku mendengar diskusi antara dokter dengan kedua orang tuaku.
·         Latar Waktu
Latar waktu yang terjadi pada cerita ini adalah banyak sekali yakni, pagi, siang dan sore. hal tersebut seuai dengan kutipan dibawah ini.
“Tepat pukul 10.00 operasi dimulai, aku siap menghadapi alat-alat tajam yang akan mengambil mataku.”
“Akan tetapi, seketika aku menyapu halaman rumah malah gunjingan dari tetangga yang ku dapat. Mereka bilang “sudah adik sendiri terkena musibah, malah tidak kasihan dan tidak dijaga”. Aku lagi-lagi hanya bisa mengelus dada mendengar celotehan para tetangga.”
·         Latar Sosial
Latar social ini menggambarkan tentang kebiasaan dan keadaan masyarakat di tengah para tokoh dalam cerita. Dalam cerpen ini latar social digambarkan sebagai berikut.
“Tetangga yang biasanya tenteram dengan urusan mereka, kala ini merasa terundang untuk selalu membicarakan dan membandingkan aku dengan adib. Setiap aku lewat, pastilah lirikan yang tidak menyenagkan didapati olehku. Akan tetapi seketika adib lewat, sapaan demi sapaan selalu tercurahkan. Aku hanya bisa mengelus dada saja melihat fenomena ini.”

4.      Penokohan
Berikut adalah para tokoh dalam cerpen beserta wataknya.
·         Tokoh aku
Tokoh aku dalam cerpen memiliki watak yang baik, pengertian dan sabar. Hal tersebut sesuai dengan kutipan berikut ini:

“Mama yang telah melahirkanku pun lebih mencintai adib, ayah yang selalu memberi nafkah pada keluarga kami pun memberi oleh-oleh yang lebih istimewa kepada adib. Ini merupakan deskriminasi yang berlebihan menurutku. Ya sudahlah, biar tak kepanjangan pikirku, aku positif saja dengan kehidupanku.’

·         Tokoh Adib
tokoh adib atau sadara kembar si aku ini adalah memiliki watak yang baik, pintar  dan selalu memberi semangat pada kakaknya (si aku adit). Hal ini digambarkan dalam kutipan berikut.
“Segalanya serba adib, aku sendiri serasa tidak ada keunggulan sedikitpun selain menyusahkan orang di sekitarku. Adib selalu berucap demi memberikan semangat bagi kehidupanku, “Kak, lakukanlah semua itu dengan tanpa memandang orang lain bicara apa, asalkan yang kau lakukan benar”. Tidak ada sifat kesombongan dan kecongkaan yang tertanam dalam jiwa adib, adikku.”
·        Tokoh Ibu
Tokoh ibu dalam cerpen diatas memiliki watak yang jahat dan mempunyai sifat diskriminasi terhadap anak kandungnnya sendiri. Sang ibu sangat senang ketika adit memberikan matanya kepada adiknya, Hal ini sesuai dengan kutipan berikut.

“Hari yang ditunggu-tunggu pun datang. Ibu sangat senang dengan datangnya hari ini, sedangkan aku sempat melihat di belakang sana ada ayahku yang dari sorotan matanya ingin mengucapkan sesuatu padaku. Namun apa boleh buat, kini waktuku untuk memberikan barang berhargaku untuk adikku.”

“Segalanya serba adib, aku sendiri serasa tidak ada keunggulan sedikitpun selain menyusahkan orang di sekitarku. Adib selalu berucap demi memberikan semangat bagi kehidupanku, “Kak, lakukanlah semua itu dengan tanpa memandang orang lain bicara apa, asalkan yang kau lakukan benar”. Tidak ada sifat kesombongan dan kecongkaan yang tertanam dalam jiwa adib, adikku.
·         Tokoh Ayah
Tokoh ayah pada cerpen diatas memiliki watak yang jahat pula, tapi suatu saat juga terkadang baik. Hal ini terbukti dengan adanya kutipan berikut.
“Mama yang telah melahirkanku pun lebih mencintai adib, ayah yang selalu memberi nafkah pada keluarga kami pun memberi oleh-oleh yang lebih istimewa kepada adib. Ini merupakan deskriminasi yang berlebihan menurutku. Ya sudahlah, biar tak kepanjangan pikirku, aku positif saja dengan kehidupanku.”
“Kini mimpi-mimpiku terasa telah terhapus, aku tak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Yang aku bisa kerjakan aku kerjakan, namun yang tak bisa ya aku tinggalkan. Dengan kecacatan yang aku derita ini, aku memutuskan untuk tinggal di kejauhan sana agar tidak membuat malu keluarga. Ayahku tidak setuju dengan pikiranku, namun yang membuat aku tambah mengelus dada adalah kerelaan ibu yang begitu memancarkan ketidaksayangannya dalam menyetujui keputusanku.”

5.      Gaya Bahasa
Gaya bahasa yang digunakan oleh pengarang pada cerpen diatas adalah dengan menggunakan gaya bahasa sehari-hari yang mudah dipahami, sehingga pembaca cerpen ini dapat meresapi, menghayati dan memahami cerita dengan mudah.

6.      Sudut Pandang
Dalam cerpen Akhirnya Aku Bisa Merasakan pengarang menggunakan sudut pandang orang pertama yakni aku. Pengarang mengungkapkan perasaannya sendiri dengan kata-katanya sendiri pula. Dalam cerita kadang kala pengarang menjadi pencerita. Dalam cerpen pengarang menggunakan kata ganti aku

7.   Pesan atau Amanat
Pesan atau amanat yang terkandung dalam cerpen diatas adalah:
·   Sebagai orang tua seharusnya tidak boleh memperlakukan seorang anak dengan cara tidak adil
·   Sebagai orang tua harus menerima kelebihan dan kekurangan dari sosok seorang anak yang dilahirkan dari rahim seorang ibu kandung
·   Sesama saudara harus saling memberi semangat dan saling tolong menolong
· Sesama anggota keluarga harus saling manghormati dan tolong menolong serta bekerja sama dalam mengadpi suatu permaslahan.



readmore »»  

Senin, 24 Desember 2012

Penggolongan Hewan Berdasarkan Jenis Makanannya

Tidak semua hewan memakan jenis makanan yang sama, ada beberapa hewan yang memiliki perbrdaan dalam hal mengkonsumsi makanan. Ada yang makan daging, tumbuhan, makan segalanya. Maka dari itu hewan dapat diklasifikasikan atau dikelompokkan menjadi beberapa jenis, berdasarkan jenis makanan yang dikonsumsinya, diantaranya:
1. Hewan Herbivora
    Adalah hewan yang memakan tumbuh-tumbuhan. Contoh: kambing, sapi, kerbau, kuda, dan sebagainya


Gajah

Kelinci

Kuda

Sapi

2. Hewan Karnivora
    Adalah hewan pemakan daging. Diantara hewan yang memakan daging adalah: harimau, singa, buaya, dan sebagainya.


Macan

Buaya

Anjing

Kucing

3. Hewan Omnivora

    Hewan jenis ini adalah hewan yang suka memakan segala jenis makanan (daging, tumbuhan). Diantara hewan yang termasuk jenis ini adalah, ayam, bebek, beruang, orang utan, dan sebagainya.

Beruang

Ayam

Bebek

Monyet


Yuk intip koleksi mukena kami yang kece-kece Disini
readmore »»  

Sabtu, 22 Desember 2012

Pembelajaran Fikih-Iman Kepada Kitab-kitab Allah

         Dalam menyampaikan materi pembelajaran seorang tentunya dituntut untuk selalu kreatif dalam menyampaikan materi agar siswa tidak merasa bosan dan jenuh. Salah satu media yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan power point. Dengan power point maka pembelajaran dijamin akan lebih menarik siswa. Tapi bukan sembarang power point lhoooo. Kalau power point yang digunakan biasa-biasa aja mah tidak akan menarik. Nah kali ini power point yang saya buat adalah power point digital yang dapat menarik siswa ketika melaksanakan pembelajaran. Nah dalam power point digital ini berisi tentang Pembelajaran Fikih kelas IV smt I materi Beriman kepada kitab-kitab Allah. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.



Yuk intip koleksi mukena kami yang kece-kece Disini

Download Power Point ini


readmore »»  

Senin, 17 Desember 2012

Lirik Don't Love Me - Lee Seok Hoon - I Miss You OST




Title Track : Don't Love Me
Artist : Lee Seok Hoon
I Miss You OST

Romanization
Credit: Kromanized

babo cheoreom nan ai cheoreom tto
ulmeog imyeo geudae deung dwie seo itjyo
jal jinaetni geu hanmadi jocha motaeyo
jakku mogi me eoseo

bogosipeo neomu geuriwo
nan swilsae eobsi oechyeotdeon
geudae ireumdo
geudae apeseon honjat mallodo
nan gamhi sorinael suga eobseoyo
dora bomyeon andwaeyo nareul jeoldae
yongseo hamyeon andwaeyo nareul
naege maeum sseuji marayo geudaereul
ulge haneun il bakke
apeun geot bakke nan mot junikka
eoryeosseotgo eori seogeotdeon jinan sigane
geu jarie meomchwo itjyo
geoul ape seon nae du nunsogeseo
geudaeui nunmuri heulleoyo


dora bomyeon andwaeyo nareul jeoldae
yongseo hamyeon andwaeyo nareul
naege maeum sseuji marayo geudaereul
ulge haneun il bakke
apeun geot bakke nan mot junikka
nae maldaero haejwoyo geudael
wihae chueogeuroman nama
eojjeoda hanbeon pyeong saengerado
hanbeon gieog hamyeon doejyo
sarang hamyeon andwaeyo uri seoro
miryeon duji marayo uri
nan bigeob hage nal sogyeoyo hagosipeun
mal dan hanmadi inde ‘saranghae’
doragal sun eobtnayo uri dasin
dorikil su eobtnayo uri
dan hanbeonman ttag hanbeonman jebal
Translation
Credit: pop!gasa

Like a fool, like a child, I tear up as I stand behind your back


How have you been? I can’t even ask you that because my throat keeps closing

I miss you, I miss you so much


I can’t even say your name that I shouted out without rest,

I can’t even talk to myself in front of you

I don’t dare to make a sound

You can’t look back, you can’t ever forgive me


Don’t waste your heart on me, because I only make you cry

Because I only give you pain

I’m stuck in the time and place where I was young and foolish


From my eyes in the mirror, your tears flow out

Do as I say – I’ll remain as a memory for you


Just remember me once in your life by chance

You can’t love me, let’s not place any lingering attachments toward each other


I cowardly deceive myself when all I want to say is one thing, “I love you”

Can’t we go back? Can’t we go back again?


Just once, just once, please



readmore »»  

Minggu, 16 Desember 2012

Lirik Just Look At You - Jeong dong Ha - I Miss You OST




Title Track : Just Look At You
Artist : Jeong Dong Ha
I Miss You OST 


Romanization
Credit : musicelyrics

geobina..niga nal barabolsurok
jakkuman naega neol ulge hanabwa..
sangcheoppunin nae gaseumi neoreul kkeureoaneulkkabwa..
himgyeopge dwidoraseojiman..


duryeowo..ni gyeote meoreojilsurok
dasineun doedoragal su eobseul geot gata..
yeongwonhi neol irheulkkabwa..niga nal ijeulkkabwa..
eodido nan gal su eobtjanha..


moreugesseo..naega wae ireonji..
na aneun han gaji..neol saranghandaneun geot..


saranghae..neol saranghae..sesang nugudo
i sarangeul daesinhal suga eobseo..
sondaheul gose inneun neol
nan gajil suga eobseo..
nunmuri nado barabonabwa…
moreugesseo..i kkeuchi eodinji..
na aneun han gaji..meomchul su eopdaneun geot..


saranghae..neol saranghae..sesang nugudo
i sarangeul daesinhal suga eobseo..
sondaheul gose inneun neol
nan gajil suga eobseo..
nunmuri nado barabonabwa…


cheoeumeuro doragal su itdamyeon..
urin dallajyeosseulkka..haengbokhal su isseulkka..


saranghamyeon halsurok..neomu oerowo..
geuriumeul chamanael suga eobseo..
nae maeum gipeun gose neol
mireonael suga eobseo..
nunmuri nado barabonabwa..
bogo sipeo neol barabonabwa…




readmore »»  

Lirik Reminds Me Of You - Byul ft Shorry J - I Miss You OST


Title Track : Reminds Me Of You
Artist : Byul Feauturing Shorry J
I Miss You OST

Romanization
Credit : Musicelyrics

Neo ppuninga bwa..Geureon geonga bwa..

Nan neo bakke saenggagi an na..

Joheun geol bomyeon..Joheun gose gamyeon..

Tturururu..Tturururu..

Ni eolgul tteoolla..

Rap)

Jeonhwagiman barabomyeo onda anonda

Mameuro neowa daehwareul na honjaman nanun bam

Ireon nal mot neukkyeodo igeotmaneun jebal arajwoyo

Jumeoni sok kkokkkok sumgyeodun nae sarangeul kkeonaelkka

Jinsimeuro nega nan joha nisarangi nan gopa

Geunde niapeman seomyeon neoran byeogeun neomu nopa
Nae mam alkka..Neoneun alkka..
Rap)

Ireon nomi itdaneun geol neoneun jeonhyeo molla

Yudonnomi oneuldo nan nisaenggage gominppun

Nae mam molla..Neoneun molla..
Rap)

Naemam saljjak nunchichaege heullilkka

Geunyang kkamjjak gobaekhalkka

Neo ppuninga bwa..Geureon geonga bwa..

Nan neo bakke saenggagi an na..

Joheun geol bomyeon..Joheun gose gamyeon..

Tturururu..Tturururu..

Ni eolgul tteoolla..

Ttuk ttuk ttuk bit..Bangul sumankeum..

Neol saenggak hae..

Rap)

Trust me hangsang na honja sogarhi

Oeroun nae soneul jabajuneun geon beoseusonjabigun

Neo eobsi naneun pyeongsaeng honjaji

Neol maji hal junbihamyeo na geujeo gidaril ppun

Ireoke biga naerineun nare

Neowa hamkke geotneungeol sangsanghae
Nae gaseum soganen neobakke eomneunde
Kkeutkkaji neoneun geugeol mollajwo soksanghae

Nae mam alkka..Neoneun alkka..
Rap)

Manwongyeongbodan naneun hyeonmigyeong cheombuteo

Gakkaieseo jasehi bogopa neoreul algopa

Nae mam molla..Neoneun molla..
Rap)

Ni saenggangmanhamyeon nae mameun neomunado geonganghaejyeo

Igeot bwa nae sarangi imankeum seongjanghaesseo

Neo ppuninga bwa..Geureon geonga bwa..

Nan neo bakke saenggagi an na..

Joheun geol bomyeon..Joheun gose gamyeon..

Tturururu..Tturururu..

Ni eolgul tteoolla..

Ganjeolhi..Gido hae..

Yeongwonhi..Ni gyeote..

Rap)

Nae modeun sangsangdeuri hyeonsiri doegil

Achime nuneul tteumyeon nae ape neoga barkge utgo itgil

Eotteoke halkka..Iraedo doelkka..

Nan neo bakke boiji anha..

Eodi itdeonji..Tto mueol hadeonji..

Tturururu..Tturururu..

Neol bogo itjanha..

Ttuk ttuk ttuk bit..Bangul su mankeum..

Neol saenggak hae..


Translation
Credit : pop!gasa

I guess I only have you, I guess that’s how it is

I only think of you alone

When I see good things and go to good places

It reminds me of you

I just stare at my phone and think, you’ll come, you won’t come

Tonight, I’m talking to you by myself in my heart

Even if you can’t feel me, please know this

Should I take out my love that I hid inside my pocket?

I really like you, I’m hungry for your love

But when I’m in front of you, the wall called you is too high

(Do you know my heart? Do you know?)

You don’t know that there’s a guy like me

You don’t know me – again today, I’m filled with worries at your thoughts

(You don’t know my heart, you don’t know)

Should I leak my feelings a bit so you’ll find out? Should I just surprise you and confess to you?

I guess I only have you, I guess that’s how it is

I only think of you alone

When I see good things and go to good places

It reminds me of you

Drip drip drip – as much as the rain drops

I think of you

Trust me, I’m always in pain by myself

The only thing holding my hand is the bus handle

Without you, I will be alone forever

I just wait as I prepare to face you

On rainy days like this, I always imagine walking with you

I only have you in my heart but you just don’t know – I’m so upset

(Do you know my heart? Do you know?)

Instead of binoculars, I like a microscope

From the start, I want to look at you closely, I want to know you

(You don’t know my heart, you don’t know)

Just by thinking of you, my heart gets so healthy

Look, my love has grown this much

I guess I only have you, I guess that’s how it is

I only think of you alone

When I see good things and go to good places

It reminds me of you

I earnestly pray

To stay forever by your side

That all my dreams can become reality

That you will be brightly smiling in front of me when I wake up in the morning

What should I do? Can I do this?

I can only see you

Wherever I am, whatever I’m doing

I’m looking at you

Drip drip drip – as much as the rain drops

I think of you


Translit 
Credit :Aci'scafeblog

ku pikir ku hanya memiliki mu, betapa aku memikirkan hal itu
Aku hanya memikirkan dirimu sendiri
Ketika aku melihat hal-hal yang baik dan pergi ke tempat-tempat yang baik
Ini mengingatkanku padamu
Aku hanya menatap ponselku dan berpikir, kau akan datang, kau tidak akan datang
Malam ini, aku sedang berbicara kepadamu sendiri dalam hatiku
Bahkan jika kau tidak bisa merasakanku, ketahuilah ini
Haruskah aku mengambil cintaku yang bersembunyi di dalam sakuku?
Aku benar-benar menyukaimu, aku haus akan cintamu
Tapi ketika aku berada di depanmu, dinding yang disebut kau terlalu tinggi
(Apakah kau tahu hatiku Apakah kau tahu?)
kau tidak tahu bahwa ada orang sepertiku
Kau tidak tahu tentang aku - lagi hari ini, diriku dipenuhi dengan kekhawatiran dengan memikirkanmu
(kau tidak tahu hatiku, kau tidak tahu)
Haruskah aku memberitahu sedikit tentang perasaanku sehingga kau akan tahu? Haruskah Aku hanya mengejutkanmu dan mengakuimu?
aku kira ku hanya memilikimu, betapa aku memikirkan hal itu
aku hanya memikirkanmu sendiri
Ketika aku melihat hal-hal yang baik dan pergi ke tempat-tempat yang baik
Ini mengingatkanku padamu
Drip drip drip - sebanyak tetesan hujan
aku memikirkanmu
Percayalah, aku selalu sakit sendiri
Satu-satunya hal memegang tangan saya adalah menangani bus
Tanpamu, saya akan sendirian selamanya
Aku hanya menunggu saat aku mempersiapkan diri untuk menghadapimu
Pada hari-hari hujan seperti ini, aku selalu membayangkan berjalan denganmu
Saya hanya memilikimu dalam hatiku, tetapi kau hanya tidak tahu - Aku sangat marah
(Apakah kau tahu hatiku Apakah kau tahu?)
Alih-alih teropong, aku suka mikroskop
Sejak awal, aku ingin melihat Anda dekat, aku ingin tahu tentangmu
(kau tidak tahu hatiku, kau tidak tahu)
Hanya dengan memikirkanmu, hatiku menjadi baik
Dengar, cintaku telah tumbuh sebanyak ini
ku kira ku hanya memilikimu, betapa aku memikirkan hal itu
aku hanya berpikir tentangmu sendiri
Ketika aku melihat hal-hal yang baik dan pergi ke tempat-tempat yang baik
Ini mengingatkanku padamu
Aku sungguh-sungguh berdoa
Untuk tinggal selamanya di sismu
Impianku semua itu bisa menjadi kenyataan
Bahwa kau akan tersenyum cerah di depanku ketika aku bangun di pagi hari
Apa yang harus aku lakukan? Dapatkah aku melakukan ini?
Aku hanya bisa melihatmu
Dimanapun diriku, apapun yang aku lakukan
Aku sedang melihatmu
Drip drip drip - sebanyak tetesan hujan
Aku memikirkanmu

readmore »»